Sudahkah Anda Mempersiapkan Dana Kuliah Untuk si Kecil?
Kita
sebagai orang tua sering bertanya kepada anak – anak kita, “sayang,
besok kalo udah gede mau jadi apa?”, atau “nanti pingin sekolah dimana?
Kuliah dimana?”. Atau mungkin kita sudah punya impian untuk
menyekolahkan anak – anak kita ke perguruan tinggi ternama di Indonesia
seperti UI, UGM, UNPAD, dll. Tapi kita sering lupa bertanya kepada diri
kita sendiri apakah kita sudah mempersiapkan dana untuk pendidikan yang
mereka dan kita cita – citakan itu.
Kita
semua setuju kalau kita bekerja tidak lain dan tidak bukan adalah untuk
keluarga kita, salah satunya adalah untuk anak – anak yang kita
sayangi. Tapi apakah kita sudah membuat strategi untuk mengantarkan anak
kita agar mendapatkan pendidikan terbaik.
Memberikan
pendidikan terbaik adalah hadiah terindah orang tua untuk buah hatinya.
Dengan pendidikan anak – anak mendapatkan bekal untuk mengarungi
kehidupan.
Tapi
pendidikan pasti membutuhkan biaya. Semakin makin bagus sekolah maka
semakin mahal biayanya. Semakin berkualitas mutu sekolah maka semakin
mahal juga biayanya. Apalagi di jaman seperti sekarang di mana tingkat
inflasi semakin naik.
Karena
itu di blog ini saya mengajak teman – teman untuk membuat suatu
persiapan bagi si kecil yang kita sayangi. Saya mengajak teman – teman
memprediksi berapa biaya kuliah yang mesti kita persiapkan untuk si
kecil nanti. Di blog ini saya membahas biaya kuliah karena jenjang
pendidikan di perguruan tinggilah yang membutuhkan biaya yang paling
besar bila dibandingkan dengan jenjang pendidikan yang lain.
Saya
juga mengajak teman – teman untuk menabung demi pendidikan mereka.
Mempersiapkannya sejak dini adalah suatu tindakan yang bijak. Saya
mengajak teman – teman untuk mengamankan dana pendidikan mereka. Selagi
Allah SWT masih memberikan kita kesempatan, yaitu waktu, kesehatan, dan
uang. Rasulullah SAW pernah bersabda:
“Manfaatkan
lima perkaramu sebelum datang lima perkaramu, yaitu manfaatkan masa
mudamu sebelum datang masa tuamu , manfaatkan masa luangmu sebelum
datang masa sibukmu, manfaatkan waktu sehatmu sebelum datang waktu
sakitmu, manfaatkan waktu kayamu sebelum datang waktu miskinmu,
manfaatkan hidupmu sebelum datang matimu ” (Hadis riwayat Imam Hakim).